Kabel Internet Berantakan Bikin Wajah Kota Lumajang Terganggu, Pemkab Turun Tangan
LUMAJANG — Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai mengambil langkah untuk menertibkan kabel jaringan internet yang semrawut di sejumlah ruas jalan perkotaan.
Penataan dilakukan dengan melibatkan para penyedia layanan internet atau provider. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk merapikan infrastruktur telekomunikasi, tetapi juga memperbaiki tampilan kawasan kota agar lebih nyaman dan tertata.
Kawasan Alun-Alun Lumajang hingga Jalan PB Sudirman menjadi lokasi yang diprioritaskan dalam tahap awal penataan.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, penertiban kabel optik akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan organisasi perangkat daerah terkait.
"Saya minta kabel-kabel ini dirapikan. Nanti kami koordinasikan dengan Dinas PU. Untuk tahap awal, kawasan Alun-Alun Lumajang hingga Jalan PB Sudirman akan kami tata terlebih dahulu," kata Indah saat bertemu sejumlah provider di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Selasa (18/8/2026).
Menurut Indah, kabel internet yang dipasang tanpa penataan berpotensi mengganggu kenyamanan sekaligus mengurangi estetika kawasan perkotaan.
Pemkab Lumajang juga menargetkan penataan kawasan Jalan PB Sudirman, mulai dari perempatan ST hingga kawasan Adipura.
"Kita ingin Lumajang menjadi lebih rapi dan indah. Penataan kota ini menjadi salah satu upaya untuk menciptakan kawasan yang lebih menarik," ujarnya.
Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan penataan kabel tidak boleh menghambat layanan internet yang dibutuhkan masyarakat.
Indah menyebut keberadaan jaringan telekomunikasi tetap memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas warga, dunia usaha, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemkab Lumajang kemudian menggelar pertemuan bersama para provider, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, serta Dinas Komunikasi dan Informatika.
Pertemuan tersebut membahas langkah penataan kabel optik agar pembangunan infrastruktur digital tetap berjalan tanpa membuat wajah perkotaan semakin semrawut.
Pemerintah daerah berharap penataan dilakukan melalui kerja sama dengan seluruh provider. Dengan begitu, kebutuhan masyarakat terhadap akses internet tetap terpenuhi, sementara kondisi kawasan perkotaan menjadi lebih tertib dan nyaman.
